Home / HEADLINE / PUSAT

Kamis, 11 Januari 2018 - 21:42 WIB

Setiap Prajurit Harus Mendapatkan Tempat Tinggal Yang Layak

Desa Merdeka – Jakarta : Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, untuk meningkatkan kesejahteraan prajurit, pihaknya akan membangun 7.000 rumah dinas.

“Dalam rangka menyejahterakan prajurit, akan ada pengadaan 7.000 rumah dinas,” ujar Hadi saat memberikam keterangan pers usai Rapat Pimpinan Kementerian Pertahanan di kompleks Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Kamis (11/1/2018).

“Dari apa yang kita laksanakan di Rapim Kemenhan dan TNI adalah kita tetap sejalan dengan kebijakan yaitu meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan prajurit,” tuturnya.

Baca Juga :  PRESIDEN RI JOKOWI MINTA SDM MALUKU UNTUK BLOK MASELA.

Menurut Hadi, rencana tersebut sejalan dengan rencana strategis (Renstra) kedua tahun 2014-2019 terkait program peningkatan profesionalisme dan kesejahteraan prajurit.

Hadi menegaskan bahwa setiap prajurit harus mendapatkan tempat tinggal yang layak.

“Mereka (prajurit) harus mendapatkan tempat tinggal yang layak. Pelaksanaannya membuat perumahan atau flat. Jadi di mana prajurit mereka bertugas mereka langsung mendapat tempat layak,” kata Hadi.

Baca Juga :  Mendes Minta Kades Fokus Bangun Desa

Dalam Rapat Pimpinan tersebut hadir Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Kepala Staf TNI AD jenderal Mulyono dan Kepala Staf TNI AL Laksamana Ade Supandi.

Hadir pula pejabat eselon I dan II Kementerian Pertahanan, sejumlah pejabat Mabes TNI serta Komite Kebijakan Industri Pertahanan.

Sumber : Kompas

Share :

Baca Juga

HEADLINE

Pemberitahuan Mendadak, Bantuan Air Ditolak Perangkat Desa

HEADLINE

Demi Kesejahteraan, Desa Didorong Jadi Basis Bisnis

HEADLINE

Sebagian Besar Pemda Tidak Siap Terima Dana Desa

PUSAT

Hutan desa seharusnya berorientasi ekonomi lingkungan

HEADLINE

Marwan : Idealnya Satu Desa Satu Poskesdes, Satu Bidan…

HEADLINE

Pengusaha Indonesia Kuasai Club Inter Milan

HEADLINE

Sengketa PILKADES, Kantor Desa Disegel

HEADLINE

Tahun ini, Terbuka Lowongan 18.000 Pendamping Dana Desa
WhatsApp WhatsApp Redaksi