Home / SIARAN PERS

Jumat, 28 Oktober 2016 - 20:29 WIB

Ramai SARA di Media Sosial Jelang Pilgub DKI Paskas Adakan Diskusi Kebangsaan

Desa Merdeka – Jakarta : Seiring dengan ramainya hiruk – pikuk jelang Pilgub DKI 2017 hal tersebut tidak lepas dari sorotan dan pandangan para netizen dalam menyikapi dan menanggapi isu-isu yang berkembang dalam dinamika seputar pertarungan antar para Cagub dan Cawagub yang ikut dalam kontestasi Pilgub DKI 2017 tersebut, tentu saja para netizen disini bukan tanpa sebab melakukan serangkaian aktifitas di medsosnya yang saat ini masih panas-panasnya menyoroti isu terhadap siapa kandidat yang mereka dukung dalam Pilgub DKI 2017 ini, dan itulah yang mereka olah melalui opini-opini pribadi ataupun kelompok dari para simpatisan pendukung para Cagub dan Cawagub yang mereka dukung.

Tidak hanya berhenti disitu saja, akan tetapi juga banyak dari mereka para relawan Cagub dan Cawagub yang sengaja mengangkat isu-isu lama atau bahkan malah menciptakan isu-isu baru yang berbau suku, agama ras dan golongan (SARA). Dimana hal tersebut diharapkan bisa melemahkan bagi para Cagub atau Cawagub yang tidak mereka dukung.

Baca Juga :  “Turn Back Hoax!!!” Hadir di Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Dengan berlatar belakang akan adanya realitas hal tersebut diatas, momen ini ditangkap secara cerdas oleh Pengkajian Strategis Kebangsaan (PASKAS), yang secara langsung menyikapi hal tersebut dengan melakukan acara diskusi yang  dilakukan dengan dialog secara interaktif dengan para praktisi media sosial maupun para netizen dalam menyikapi permasalahan tersbut diatas secara obyektif.

Eko Kuntadhi seorang pegiat media sosial dan Fahrudin dari Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) dihadirkan secara langsung menjadi narasumber dan pembicara dalam acara tersebut, dimana keduanya membedah seputar isu-isu SARA dari kedua sisi yang berbeda, mulai dari sisi agama sampai ke hal yang politis, bahwa mereka berdua mempunyai persamaan persepsi dalam menanggapi isu tersebut yaitu bahwa mengangkat isu-isu SARA pada saat menjelang Pilgub DKI bisa membawa suatu dampak efek yang luar biasa terhadap perolehan suara dari kandidat yang para netizen dukung tersebut. (red)

Baca Juga :  Opini: Fenomena Deparpolisasi Jelang Pilgub DKI 2017

Foto : Eko Kuntadhi seorang pegiat media sosial dan Fahrudin  Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) pada saat acara diskusi seputar isu SARA di media sosial bersama PASKAS. | Telegraf Photo

Share :

Baca Juga

DAERAH & DESA

PEMERINTAH PUSAT AKUI KAB. MBD DAN KAB. MTB BAGIAN NKRI HANYA KARENA BLOK MASELA.
Bisnis Perbankan

SIARAN PERS

Mahasiswa Akuntansi Mesti Pahami Bisnis Perbankan

DAERAH & DESA

Aktivis Anti Korupsi akan Menyurati Mabes Polri agar Polda Maluku Pertanggung jawabkan kasus MBD.

SIARAN PERS

Menteri PDTT Beberkan Progres BLT Dana Desa Pada Pimpinan KPK

SIARAN PERS

Swasembada Masih Di Angan-Angan, Kedaulatan Pangan Di Persimpangan Jalan

SIARAN PERS

Kebakaran Hutan di Maluku adalah Politik Ekonomi Kehutanan.

SIARAN PERS

Erwin Usman : SBY Nyata Nyata Lindungi Freeport & Newmont

DAERAH & DESA

Kepala Desa Meorumba Janji Bantu Marapu
WhatsApp WhatsApp Redaksi