Home / WARNA WARNI

Kamis, 24 Maret 2016 - 12:48 WIB

PWI Gelar Seminar Dana Desa

Desa Merdeka – PASURUAN : Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pasuruan menggelar seminar mengawal dana desa yang berlangsung selama dua hari (23-24/3) di salah satu hotel di kawasan Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan yang diikuti sekitar 150 Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Pasuruan tersebut, pembukaannya dilakukan Sekda Kabupaten Pasuruan, Agus Sutiadji.

Sementara itu, pihak Inspektorat Kabupaten Pasuruan yang ikut memberikan arahan dan juga berkaitan langsung dengan pengawasan, menekankan soal penggunaan dana desa untuk dilakukan sesuai peruntukkannya. Kepala Inspektorat Kabupaten Pasuruan, Dwitono mengingatkan terkait uang dari pusat terus bertambah setiap tahun. Kades sebagai kuasa pengguna anggaran dana desa, seluruh Kades diminta cermat dan berhati-hati menggunakan anggaran APBN tersebut. Jika tidak, maka para Kades tidak akan bisa tidur tenang.

“Karena desa merupakan ujung tombak pemerintahan sehingga pentingnya pembangunan desa, melalui bantuan anggaran dari Pemerintah pusat, karena dana yang diberikan sangat besar. Oleh karena itu para kades harus berhati-hati mengelola dana. Jika sudah dikelola dengan benar dan laporannya juga benar, biar bisa tidur tenang, ” ujar Kepala Inspektorat Kabupaten Pasuruan, Dwitono, dihadapan peserta seminar, Rabu (23/3) malam.

Baca Juga :  Kades Muara Aloh Diduga Selewengkan Dana Rehap Masjid

Dia menjelaskan jika pihaknya selain mengawasi, juga akan membantu para Kades terutama dalam hal laporan. Hal itu karena fungsi inspektorat daerah memang melakukan pembinaan selain pengawasan.

“Meski auditor kami terbatas, kami akan bergiliran datang ke desa-desa. Jangan takut kalau diperiksa. Kita akan bantu kalau ada kekurangan. Jika kami sudah menerbitkan laporan hasil pemeriksaan (LHP) segera tindak lanjuti dalam tempo 60 hari, ” terangnya.

Dwitono meminta para Kades untuk selalu proaktif menindaklanjuti LHP, karena jika tidak pihaknya terpaksa tindakan yang tak sesuai prosedur itu, maka pihaknya akan meneruskan ke aparat penegak hukum.

“Saya dengar banyak oknum yang datang ke bapak-bapak mengatasnamakan kami. Jangan layani sebelum menunjukkan surat tugas resmi. Surat tugas yang dimaksud asli bukan foto kopi dan bertanda-tangan basah,” katanya mengingatkan juga agar Kades tidak terlena.

Dikatakannya desa sekarang seperti artis, banyak yang mendatangi untuk mengambil keuntungan. Oleh karena itu, kalau pengelolaan dana benar, laporannya benar, tidak akan ada yang berani macam-macam.

Baca Juga :  Gunakan Bahasa Inggris Dalam Debat Capres Yang Akan Datang

“Di Desa Baledono (Tosari) sempat ada tiga orang, mengaku orang Irjen. Untung pas kami datang, jadi mereka pergi dengan sendirinya. Dengan adanya kejadian itu, juga menjadi kewaspadaan bagi para kades,” tandasnya.

Seminar yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Pemkab Pasuruan ini dihadiri Kades se-Kabupaten Pasuruan. Seminar ini diharapkan membuat kepala di pemerintahan desa selaku kuasa pengguna anggaran dana desa, untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan dana tersebut. Dimana bantuan berjumlah miliaran itu, bisa menimbulkan kerawanan korupsi. Seminar juga diharapkan memberikan bekal tehnis dan yuridis kepada Kades.

Sementara itu, Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf yang hadir dalam jelang penutupan Seminar, Kamis (24/3) siang, Bupati berjanji akan menambah 10 persen ADD tahun ini. Tak hanya itu, juga seluruh akan dianggarkan untuk berikan bantuan pada RT dan RW.

“Setiap tahunnya anggaran bantuan desa akan bertambah. Untuk tahun 2016 ini, dialokasikan Rp.1,2 miliar, pada tahun 2017 dikucurkan dana Rp.1,7 miliar dan pada tahun 2018 mendatang akan ditambah menjadi Rp.2,8 miliar, ” jelas Irsyad, sebelum menutup Seminar. |duta.co|

Share :

Baca Juga

WARNA WARNI

Kemenkeu: PNS Lebih Baik Dapat THR Daripada Naik Gaji

WARNA WARNI

TIDAK ADA JARAK ANTARA TRENGGULI DAN PAPUA DALAM TMMD

WARNA WARNI

Kesbangpol Prov Maluku Diduga Jadi Biang Kerok
MS tersangka karlahut di desa Bina Maju Kecamatan Rangsang Barat

WARNA WARNI

MS tersangka karlahut di desa Bina Maju Kecamatan Rangsang Barat

WARNA WARNI

Perangkat Desa Maling Diciduk Polisi

WARNA WARNI

Desa Bangkit & Melawanlah

WARNA WARNI

Kejaksaan Usut Kasus Korupsi Tunjangan Aparatur Desa

WARNA WARNI

PAL INDONESIA: mendukung penuh Mahfud MD Jadi Cawapres 2019 mendampingi Jokowi.
WhatsApp WhatsApp Redaksi