Home / PUSAT

Selasa, 29 April 2014 - 14:51 WIB

PKS Tak Ingin Ulangi Kegagalan Koalisi

Ilustras

Ilustras

Jakarta (27/4) – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak menginginkan kegagalan dalam berkoalisi seperti pada koalisi dalam dua periode pemerintahan sebelumnya. Musyawarah Majelis Syuro PKS yang dilakukan di Kantor Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS pada Minggu (27/4), mengungkapkan hingga saat ini PKS masih belum menentukan siapa  rekan koalisinya. PKS kini masih membahas format koalisi yang ideal. Hal tersebut disampaikan Sekjen DPP PKS Taufik Ridho kepada wartawan saat rehat Musyawarah Majelis Syuro PKS.

Baca Juga :  Pilkada rawan konflik di sejumlah desa, dana pengamanan dibahas

Menurut Taufik, belajar dari pengalaman koalisi sebelumnya, PKS mementingkan kebersamaan dianggap selesai dengan bagi-bagi kursi menteri.  “Misalnya kebijakan energi, jangan diputuskan sendiri, tetapi diputuskan bersama. Kalau kemarin kan, semua kebijakan diputuskan sendiri oleh pemimpin koalisi, dan PKS diminta dukung. Kita tidak mau (hal tersebut terulang),” tambah Ketua Bidang Humas PKS Mardani Ali Sera yang mendampingi Taufik Ridho memberikan keterangan pers.

“Intinya PKS tidak mementingkan kursi, tapi kita ingin menegaskan koalisi yang akan datang ini yang membawa manfaat bagi bangsa dan negara, serta ummat juga,” ungkap Mardani.

Baca Juga :  Tujuh Poin Revisi UU Pilkada Versi DPR RI

Taufik sekali lagi menegaskan bahwa PKS tidak akan terburu-buru memutuskan soal akan berkoalisi dengan partai atau calon presiden tertentu. Komunikasi, menurutnya, telah dan terus dibangun dengan berbagai pihak untuk menyamakan platform pemerintahan ke depan. Ia menyatakan pimpinan PKS telah bertemu dengan Prabowo Subianto, Aburizal Bakrie dan Wiranto, serta beberapa pimpinan partai lainnya.

Share :

Baca Juga

PUSAT

Dua Bulan Moratorium, Puluhan Triliun Diselamatkan dari Laut Indonesia

HEADLINE

Pemerintah Jamin Harga Daging Sapi Terjangkau

HEADLINE

Dana Desa sudah mengalir ke 169 kabupaten/kota

PUSAT

Anggota DPRA : Hasil UN Buruk,Pendidikan Aceh Harus Dievaluasi.

PUSAT

Bangun Desa di 61 Kabupaten di Indonesia, TNI Kerahkan 9.150 Anggota

PUSAT

Sosialisasi Pelaksanaan TEKAD (Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu)

HEADLINE

Jika Terlibat Politik Praktis, Pendamping Desa Diberhentikan

PUSAT

Empat PNS Kementerian Desa Diperiksa KPK
WhatsApp WhatsApp Redaksi