Home / DAERAH & DESA

Rabu, 3 Agustus 2016 - 18:47 WIB

Pintu Keluar Tol Pejagan Pemalang Dipindah ke Balamoa

Desa Merdeka – Tegal : Proses pembangunan jalan tol seksi III (Pejagan-Pemalang) saat ini masih berlangsung. Jalan tol trans Jawa itu akan melintas di Kabupaten Tegal sepanjang sekitar 30 kilometer. Rencananya, pintu exit tol Brebes Timur–Tegal akan dipusatkan di Desa Balamoa, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal.

”Semula di Desa Kalimati, Kecamatan Adiwerna, tapi karena di situ padat penduduk, maka dipindah di sekitar Desa Balamoa. Itu merupakan usul dari pemerintah daerah,” kata Fasilitator Pembebasan Lahan Jalan Tol Kabupaten Tegal Haron Bagas Prakosa, Selasa (2/8/2016) kemarin.

Menurut Bagas, jika exit tol di Desa Balamoa, maka masyarakat Kabupaten Tegal dapat diuntungkan. Sebab, ruas jalan Balamoa–Larangan Kramat tentunya akan berubah status dari milik kabupaten menjadi milik negara atau Provinsi.

Baca Juga :  Calon Haji KBIH “ Al- Firdaus “ Jepara Kloter 33 Jepara Diberangkatkan

Dengan begitu, ruas jalan tersebut dapat dilebarkan dan perekonomian di sekitar jalan itu akan semakin ramai. Begitu pula dengan ruas jalan Balamoa-Bogares-Jatinegara dan ruas jalan Balamoa-Kedungjati-Babadan. Di dua ruas tersebut diharapkan juga bisa berubah status menjadi jalan milik negara.

”Kalau statusnya milik negara, jalan pasti dilebarkan dan kualitasnya lebih bagus,” terangnya.

Bagas mengungkapkan, pembebasan lahan jalan tol di Kabupaten Tegal sudah mencapai 50 persen. Ruas jalan tol di Kabupaten Tegal akan melewati lima kecamatan yang meliputi Kecamatan Dukuhturi, Adiwerna, Talang, Tarub, Suradadi, dan Warureja.

Sedangkan di wilayah Kecamatan Adiwerna hingga Kecamatan Talang, rencananya akan dibangun flyover atau jalan layang. Hal itu mengingat di dua wilayah tersebut mobilitasnya cukup tinggi.

Baca Juga :  RAKOR PERSIAPAN TMMD SENGKUYUNG I WILAYAH KODIM 0716/DEMAK

”Mulai dari Jalan 2 (di sekitar sate batibul Desa Ujungrusi) hingga Desa Pekiringan Kecamatan Talang (sebelah timur kaligung) akan dibangun jalan layang,” kata Bagas.

Bagas mengklaim, pembebasan lahan jalan tol di Kabupaten Tegal minim masalah. Menurut Bagas, jika ada tanah bengkok atau wakaf yang masih bermasalah, maka akan segera dibuatkan regulasi dari pemerintah daerah. Dengan demikian, pemerintah desa akan mengacu pada regulasi tersebut.

”Pembangunan jalan tol ini harus sukses, sebab ini merupakan program dari Presiden Jokowi,” tandasnya. |beritaekspres.com|

Share :

Baca Juga

DAERAH & DESA

Selamatkan Air Tanah Jakarta.

DAERAH & DESA

Tiap Desa Terima 750 Juta Pada Tahun 2015

DAERAH & DESA

Sungai Tarum Timur BTT 11 A amblas akibat jebolnya tanggul

DAERAH & DESA

Polres Sukoharjo Pastikan Aset PT RUM Tetap Dijaga Ketat Aparat

DAERAH & DESA

KAI Jateng Miliki Hotline Pengaduan Kasus Anak

DAERAH & DESA

39 Ribu Warga Banda Aceh Belum Terdaftar Di BPJS

DAERAH & DESA

3.000 ton beras digelontorkan di Jakarta

DAERAH & DESA

Dana Desa Tahap Pertama Cair Rp 300 Juta/Desa
WhatsApp WhatsApp Redaksi