Home / SIARAN PERS

Sabtu, 30 Januari 2016 - 17:05 WIB

PINTAR Peduli Internet Rakyat

Desa Merdeka, Cikarang – Peduli Internet Rakyat (PINTAR) adalah sebuah kampanye sosial yang diinisiasi oleh mahasiwa/i Universitas Presiden Jurusan Ilmu Komunikasi Angkatan 2013. Kegiatan ini bertujuan untuk perkembangan sosial dan ekonomi Desa Labansari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi melalui edukasi internet. Penyuluhan dan pelatihan yang akan dilaksanakan pada tanggal 21-26 Februari 2016 ini mengajarkan penduduk Desa Labansari untuk memanfaatkan internet dalam bidang ekonomi dan pendidikan.

Selain itu, tim PINTAR juga akan membangun #GubukInternet, sebuah Rumah Internet bagi penduduk Desa Labansari. PINTAR memiliki empat bentuk kegiatan dengan beberapa target penduduk, yaitu penggalangan dana, penyuluhan, pelatihan, dan pembangunan #GubukInternet.

Penggalangan dana dilakukan secara offline maupun online. Setiap orang dapat memberikan donasi melalui pemberian dana langsung di kotak donasi berlogo PINTAR di sekitar area Universitas Presiden, transfer ke rekening bank, atau melalui website https://kitabisa.com/peduliinternetrakyat. Selain itu, PINTAR juga menerima donasi berupa perangkat komputer yang sudah tidak terpakai untuk penyediaan #GubukInternet.

Penggalangan dana ini dilakukan sekaligus untuk mengenalkan dan mempromosikan Desa Labansari kepada khalayak umum dengan mengoptimalkan beberapa media sosial seperti LINE Official Account, Facebook Fan Page, Instagram, dan blog. Penyuluhan dan pelatihan akan dilaksanakan mulai tanggal 22-25 Februari 2016 setelah hari pembukaan PINTAR di Desa Labansari. Pada tanggal 22, penyuluhan dan pelatihan dasar tentang media akan diberikan kepada siswa/i SD di Desa Labansari sekaligus pengajaran bahasa Inggris.

Baca Juga :  RZ BANGUN WATER WELL DI DESA TUGU KAMPUNG LAHAN CADANGAN

Pada tanggal 23, penyuluhan dan pelatihan tentang penggunaan Internet sebagai alat untuk berjualan (e-commerce) akan diberikan kepada ibu rumah tangga Desa Labansari, khususnya di Dusun Rengas Sepuluh yang memiliki usaha kerajinan menganyam dan mebuat kue. Pada tanggal 24, penyuluhan dan pelatihan akan diberikan kepada aparat desa, karang taruna, dan guru-guru SD Desa Labansari tentang penggunaan Email dan backup data yang berguna untuk kemudahan administrasi desa dan sekolah.

Pada tanggal 25, penyuluhan dan pelatihan tentang penggunaan aplikasi pertanian dan agrikultur akan diberikan kepada buruh tani di Desa Labansari sehingga mereka dapat mengetahui info tentang bertani dan berdiskusi dengan petani lain yang tergabung dalam komunitas aplikasi tersebut. Tim pengajar untuk penyuluhan dan pelatihan adalah tim PINTAR sendiri dibantu oleh sukarelawan yang mendaftarkan diri. Selain itu, tim PINTAR berencana untuk melakukan kerjasama dengan mahasiswa/i pertukaran pelajar dari program AIESEC Universitas Presiden, Komunitas Emak Blogger atau KEB (komunitas blogger perempuan Indonesiapemberi inspirasi, informasi, dan motivasi untuk berkarya kepada masyarakat) dan 8villages (perusahaan pembuat aplikasi pertanian dan agrikultur) sebagai edukator pada penyuluhan dan pelatihan untuk siswa/i SD, ibu rumah tangga,dan buruh tani.

Baca Juga :  Pilih Ketua DPD, BMDI DKI Jakarta Gelar Musdalub 1

Edukasi yang diberikan untuk penduduk Desa Labansari diharapkan dapat digunakan secara berkelanjutan.Oleh sebab itu, tim PINTAR akan membangun #GubukInternet yaitu sebuah rumah Internet yang berlokasi di sebelah balai desa Labansari. Melalui #GubukInternet tersebut, penduduk Desa Labansari dapat menggunakan beberapa perangkat komputer dan mengakses Internet secara mudah, cepat, dan aman. Tim PINTAR berupaya untuk merenovasi ruangan yang tersedia, menyediakan minimal tiga perangkat komputer, dan fasilitas Internet gratis selama 6-12 bulan.

Peresmian #GubukInternet akan dilakukan bersamaan dengan hari penutupan kegiatan PINTAR tanggal 26 Februari 2016. Selanjutnya, pengoperasian #GubukInternet akan dikelola oleh karang taruna di Desa Labansari. Tim PINTAR menyadari bahwa Desa Labansari yang hanya berjarak 30 menit dari kawasan industri terbesar di Asia Tenggara ini memiliki banyak potensi yang perlu dikembangakan dan diketahui oleh khalayak umum. Keahlian, keterampilan, dan keinginan untuk belajar yang dimiliki oleh penduduk Desa Labansari akan sangat disayangkan jika tidak diwujudkan untuk hal yang positif.

Perlunya pengetahuan akan penggunaan internet yang cepat, mudah, dan efisien sangatlah penting sehingga Desa Labansari dapat terus berkembang. Dengan adanya kampanye sosial ini, tim PINTAR berharap bahwa Desa Labansari tidak tertinggal dalam bidang teknologi; dapat “melihat dunia” untuk meningkatkan kualitas hidup.

Blog: peduliinternetrakyat.blogspot.co.id

Share :

Baca Juga

HEADLINE

Kokopi dan Tokopedia Perkuat Pamor Kopi Indonesia

HEADLINE

Hardiknas Momen untuk Melakukan Refleksi di Bidang Pendidikan
Asosiasi Media Digital Desak Tindak Tegas Konten Berbau SARA di Pilkada

HEADLINE

Asosiasi Media Digital Desak Tindak Tegas Konten Berbau SARA di Pilkada

SIARAN PERS

Abraham Samad: Cegah Kebocoran APBN 2018

SIARAN PERS

Moeldoko: Perlu Kesadaran Baru dalam Memandang Kaum Difabel

SIARAN PERS

Petisi 28 : BPJS Kacau, Rieke Harus Bertanggungjawab

SIARAN PERS

Hampir 650.000 Lamaran Kerja Setiap Bulannya Dikirim Melalui Karirpad
Penggunaan Dana Desa tetap perhatikan tipologi desa

SIARAN PERS

Penggunaan Dana Desa tetap perhatikan tipologi desa
WhatsApp WhatsApp Redaksi