Home / WARNA WARNI

Senin, 13 Juni 2016 - 20:56 WIB

Perangkat Desa se Jambesari DS Siap Kelola Dana Desa

Perangkat Desa se Jambesari DS Siap Kelola Dana Desa

Perangkat Desa se Jambesari DS Siap Kelola Dana Desa

Desa Merdeka – Bondowoso : Kepala Desa dan perangkat desa yang dianggap tidak siap dalam mengelola Dana Desa (DD) yang dikucurkan pemerintah pusat, dijawab oleh Pemerintah Kecamatan Jambesari Darussholah. Untuk menjawab hal tersebut, Pemerintah Kecamatan Jambesari DS memberikan bimbingan teknis pengelolaan keuangan desa kepada perangkat desa se Kecamatan Jambesari DS, di Balai Desa Pucanganom Kecamatan Jambesari DS Kabupaten Bondowoso, Senin (13/62016).

Camat Jambesari DS, M Asnawi Sabil mengatakan, sampai hari ini banyak asumsi yang mengatakan jika desa dianggap tidak siap oleh stakeholder dalam pengelolaan keuangan desa. Sehingga menurutnya, perlu dilakukan bimtek pengelolaan keuangan desa.

“Oleh karena itu, kita menjawab asumsi tersebut dengan bimtek ini. Menurut saya, hanya dengan forum inilah kita bisa menyiapkan SDM perangkat desa, baik dalam perencanaan, penggunaan anggaran dan pengendalian program yang ada di desa,” jelas Camat Jambesari DS, M Asnawi Sabil.

Baca Juga :  Tiga Tahun Lagi Indonesia Tidak Import Sapi

Upaya mempersiapkan SDM tersebut, sambung M Asnawi Sabil, pihak Kecamatan Jambesari DS sudah memulainya sejak tahun 2015 lalu. Saat ini, pemerintah kecamatan sendiri hanya memposisikan diri sebagai katalisator dan motivator kepada pemerintahan desa dalam pengelolaan keuangan desa.

“Jadi, sejak tahun 2015 kita hanya mendorong agar pemerintah desa mandiri dalam pengelolaan keuangan. Mulai dari perencanaan hingga pelaporan,” tutur Sabil, panggilannya.

M Asnawi Sabil juga menjelaskan, tanggung jawab pembangunan desa menjadi hal yang nyata bagi semua elemen di sebuah desa dan bukan hanya tanggung jawab Kepala Desa saja.

Baca Juga :  Dewan : Gaji Kades Naik, Kinerja Bertambah

“Kita semua punya tanggungjawab bersama dalam pembangunan desa. Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dengan porsinya. Kepala Desa dengan kapasitasnya sebagai manager dalam pemerintahan desa. Begitupun dengan unsur-unsur yang lain dalam pemerintahan desa, semua ada porsinya,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu narasumber dalam bimtek tersebut, Andiono, mengatakan, perangkat desa dalam mengelola keuangan harus mengacu kepada regulasi yang ada. Mulai dari undang-undang hingga Peraturan Bupati. Baik itu Dana Desa (DD) atau Alokasi Dana Desa (ADD).

“Desa pada saat ini bukan lagi objek dalam pembangunan, melainkan sebagai pelaku dalam pembangunan. Ini yang harus disadari oleh perangkat desa,” papar narasumber yang juga menjadi Tenaga Ahli Teknologi Tepat Guna di Tingkat Kecamatan. |suarajatimpost.com|

Share :

Baca Juga

WARNA WARNI

Terlibat Penyelundupan Imigran, Perangkat Desa Digelandang Polisi

WARNA WARNI

Kades Diduga Korupsi, disambangi BPKP dan Polisi

WARNA WARNI

Bapemas Lamongan Sulap Pasar Desa Lebih Representatif

WARNA WARNI

Pencuri Rumah Kosong Ini Belajar Bongkar Gembok dari You Tube

WARNA WARNI

Pengucapan Sumpah Hakim MK dan Pelantikan Wagub Kepri di Istana Negara

POLITIK & HUKUM

Pemimpin Hizbullah Peringatkan ‘Imigran Yahudi’ untuk Meninggalkan Israel

WARNA WARNI

Festival Negeri, Dimulai Dari Kawasan Sekar Bojonegoro

WARNA WARNI

Penyederhanaan Perizinan Kunci Peningkatan Investasi
WhatsApp WhatsApp Redaksi