Home / HEADLINE / POLITIK & HUKUM / WARNA WARNI

Kamis, 2 November 2017 - 12:07 WIB

Perang Israel dan Hizbullah yang Berkoalisi dengan Iran Tidak Terelakan.

Desa Merdeka – Ambon. Perang Israel dan Hizbullah yang berkoalisi dengan Iran yang akan menyerang Israel di Libanon tidak terelakan.
Melalui surat elektronik yang dikirim oleh staf Berita Dunia Israel dari Media worldisraelnews.com kepada kontributor desa merdeka hari ini kamis 2/11/2017 di Ambon – Maluku menjelaskan bahwa,
Satu-satunya cara untuk mencegah Hizbullah dan Iran menyerang Israel adalah dengan memberi kepada Israel kemampuan penuh untuk melawan, yang menurut para ahli militer terjadi perlawanan dan persaingan tekno0logy.

Sebuah perang besar antara Israel dan organisasi teror Hizbullah tak terelakkan dan kemungkinan akan “lebih dahsyat dan merusak” daripada konflik sebelumnya.
Hal itu di laporkan Kelompok Militer Tingkat Tinggi (HLMG = the High Level Military Group ), sebagai kelompok pemikir strategy yang terdiri dari mantan pejabat senior pertahanan.

Dalam laporan HLMG , yang berjudul “Tentara Teror Hizbullah: bagaimana cara mencegah Perang Lebanon Ketiga,”

Para ahli strategy Israel menggambarkan Hizbullah “dianggap sebagai aktor bersenjata non-negara ( tanpa memiliki negara) yang paling kuat di dunia.”

Organisasi teroris yang didukung oleh Iran, yang berada dalam kontrol penuh militer dan politik Lebanon “memiliki pengaruh politik dari pemerintah, senjata militer ,dengan pendekatan strategis sebagai sebuah organisasi teroris”.

Hizbullah saat ini memiliki persediaan lebih dari 130.000 roket, lebih banyak daripada persenjataan gabungan dari semua negara NATO, kecuali Amerika Serikat.
Sebuah laporan menjelaskan bulan Juni 2016 yaitu :
Kemampuan roket Hizbullah “telah meningkat sepuluh kali lipat sejak perang tahun 2006, dan menghadirkan ancaman kepada beberapa negara, apalagi sebuah organisasi sub-negara dapat meningkat,kan kekuatannya” kata laporan tersebut.

Sebagian besar proyektil Hizbullah adalah roket jarak pendek, namun ribuan memiliki jangkauan yang jauh lebih besar, hingga 150 mil lebih.

Baca Juga :  Mendagri Ngotot Nggak Ada Pematokan Dana Desa dari APBN

“Tidak hanya dalam skala ancaman nomor wahid yang meningkat secara eksponensial, menyebabkan tingkat penyebaran penghancuran dan kematian karena muatan yang lebih besar, jangkauan dan akurasi penargetan yang lebih tinggi,”

Hizbullah juga telah melakukan “upaya perluasan intelijen .” Mereka memiliki banyak unit dan satuan intelijen yang berfokus pada target penghancuran Israel, termasuk banyak fasilitas infrastruktur Israel yang vital dan sensitif. ”
Dalam surat elektronik dijelasakan bahwa
Laporan HLMG :

  1. Menilai strategi kemampuan IDF dengan Hizbullah 11 tahun setelah Perang Lebanon Kedua terakhir , Israel dan Hizbullah terlibat penuh dalam pertempuran .

  2. HLMG percaya bahwa perang dengan Hizbullah tidak segera muncul dialam terbuka karena ada kelompok -kelompok teroris masih terlibat dalam pertempuran atas nama Bashar al-Assad di Suriah. Namun, para ahli memperingatkan “tindakan dan propaganda Hizbullah menunjukkan bahwa mereka menganggap kemampuannya layak untuk berperang dengan Israel.

  3. HLMG lebih jauh memperingatkan, “Waktu konflik kemungkinan akan terjadi ditentukan oleh kesalahan perhitungan dalam pengambilan keputusan di Iran dan Lebanon.”

Kelompok tersebut mengatakan bahwa jika perang semacam itu terjadi, keadaan menjadi brutal dan berdarah- darah bagi kedua belah pihak, karena perbaikan kekuatan yang dilakukan Israel dan Hizbullah terhadap kemampuan militer masing-masing bisa berimbang.

Laporan tersebut selanjutnya mencatat bahwa stok senjata Hizbullah yang diperbesar disimpan di pemukiman penduduk sipil Lebanon, sebuah strategi yang disengaja yang menurut para ahli pertahanan adalah “kejahatan perang”.

Dalam konteks ini,

  1. HLMG juga mengungkapkan kritik terhadap PBB (PBB) yang mengalami “kegagalan besar dalam menerapkan Resolusi 1701 Dewan Keamanan PBB, yang mengakhiri perang 2006 antara Israel dan Hizbullah serta menyerukan sebuah Lebanon selatan yang demiliterisasi.
Baca Juga :  Jaga Soliditas Dandim Pimpin Apel di Hadapan Personel Kodim dan Polres Demak

Laporan tersebut juga menyerukan “pengakuan yang jelas atas ambisi geopolitik Iran.
Sebuah negara imperialisnya yang termotivasi secara religius dengan menargetkan penghancuran Israel adalah masalah utama sebagai akar yang harus ditangani .

Komunitas internasional harus mengambil tindakan untuk mengurangi aktivitas Iran, meningkatkan biaya penanganan dalam upaya pencegahan. ”

Cara Mencegah Bencana Perang.

Laporan tersebut diakhiri dengan mendesak pihak Barat untuk “mendukung keras Israel dalam upayanya untuk mengurangi ketegangan.”

“Tidak ada ketentuan legal dan sah yang masuk diakal yang memberikan ruang usaha Hizbullah untuk mempersenjatai dirinya sendiri dan mengancam Israel selain dorongan Iran mempergunakan politik agama untuk menghancurkan Israel,” dan oleh karena itu, satu-satunya cara untuk mencegah konflik yang begitu dahsyat adalah oleh masyarakat internasional bersama Israel harus menutup pintu diplomatik dengan Iran dan Hizbullah termasuk sarana militer agar tidak ada ruang untuk mereka bermanuver.

  1. Dunia Internasional harus mengirim pesan yang jelas kepada Iran dan Hizbullah bahwa bila terjadi perang , mereka akan dihadapkan dengan kekuatan militer yang superior dengan dukungan penuh dari sekutu-sekutu yang berintegrasi dalam satu kekuatan besar , tetapi demi mencari sebuah harapan terbaik untuk mencegah terjadinya pertempuran besar-besaran yang mengakibatkan mayoritas warga Lebanon yang tidak ingin terlibat dan diseret Hizbullah dalam perang sesuai keinginan Israel dan pemimpinnya serta warga Israel yang tidak mau hal tersebut terjadi. ”

    HLMG, dibentuk pada tahun 2015 untuk mengeksplorasi tantangan peperangan abad ke-21, yang menyatukan beberapa mantan kepala staf angkatan darat dari negara-negara Barat, termasuk dari AS, Jerman, Prancis, Inggris, Italia, Spanyol, Kolombia, India, dan Australia.

Oleh: Staf Berita Dunia Israel
Sumber :
https://worldisraelnews.com.

Share :

Baca Juga

WARNA WARNI

Minta Kades Kembali Menjabat, Warga Segel Kantor Desa

WARNA WARNI

Sistem Hegemoni Kapitalisme Dunia

WARNA WARNI

Kades Mandalamekar Berencana Kembangkan Muay Thai di Tasikmalaya

WARNA WARNI

Forum Desa Wisata Bangkitkan Destinasi di 32 Desa
Ilustrasi

WARNA WARNI

Kampanye Akbar, PKS Aceh Minta Pendukungnya Untuk Tidak ikutsertakan Anak-Anak
SOSIALISASI UU TNI NOMOR 34 TAHUN 2004

WARNA WARNI

Sosialisasi UU TNI NO 34 tahun 2004 di TMMD

WARNA WARNI

Jack Ospara : Hampir Rata-Rata Pembangunan Desa-Desa di Maluku Gagal

WARNA WARNI

Sosialisasi Program Keluarga Harapan
WhatsApp WhatsApp Redaksi