Home / SIARAN PERS

Kamis, 9 Juli 2020 - 15:06 WIB

Penyaluran BLT Dana Desa Kemendes Dapatkan Apresiasi Dari KPK

Desa Merdeka – Komisi Pemerantasan Korupsi (KPK) menyambangi Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDTT), dalam rangka mendengar paparan soal progres penyaluran BLT Dana Desa selama pandemi Covid-19.

“Bapak Menteri dan jajaran, kehadiran kami di sini sesuai dengan fungsi tugas-tugas pencegahan dan koordinasi,” ungkap Komisioner KPK, Nawawi Pomalongo di Kantor Kemendes PDTT, Jakarta, Kamis (09/07/20).

Nawawi kembali menegaskan, kehadiran Pimpinan KPK tersebut dalam rangka menjalankan tugas koordinasi dengan Kemendes selaku lembaga pemerintah yang saat ini bertanggung jawab soal penyaluran BLT Dana Desa untuk warga yang terdampak Covid-19.

Nawawi yang didampingi pimpinan KPK lainnya yakni Nurul Ghufron dan Lili Pintauli Siregar mengapresiasi langkah Kemendes PDTT dalam menyalurkan BLT Dana Desa sekaligus karena dilengkapi dengan sata yang detail perihal progres maupun latar belakang penerima BLT Dana Desa.

Baca Juga :  Desa Diminta Tunda Sementara Pembangunan Fisik Hingga Regulasi BLT-DD Turun

“Sekarang KPK di sini, kami ingin kita berjalan bersama-sama. Ini jalannya masih ada di rel yang kita sepakati bersama menurut regulasi yang ada,” ungkap Nawawi.

Sebelumnya, Menteri Desa Abdul Halim Iskandar membeberkan progres penyaluran BLT Dana Desa. Terhitung dari awal pandemi Covid-19 hingga 8 Juli 2020 sudah ada sekitar 74.865 desa yang telah menerima dana desa atau 99% dari total 74.953 desa di seluruh Indonesia.

“Kenapa tidak 100%, karena masih ada beberapa desa yang secara administrasi tidak terselesaikan, masih diblokir oleh Kemendagri terkait beberapa masalah tahun lalu dan sampai sekarang belum dibuka blokirnya,” kata Abdul Halim atau yang akrab disapa Gus Menteri.

Sementara desa yang telah menetapkan calon Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT Dana Desa melalui musdes khusus suda ada 74.753 desa, sedangkan yang sudah menyalurkan ada 72.599 desa atau 97% dari total 74.865 desa yang ada.

Baca Juga :  Banyak Pelanggaran Penyaluran Dana Desa, DPR Segera Sahkan Panja Desa

Adapun warga desa yang menerima BLT Dana Desa ada 7.742.176 KK dengan rincian 2.400.075 janda atau yang disebut perempuan kepala keluarga (PEKKA), kemudian 283.644 warga yang menderita penyakit kronis dan menahun.

Hingga saat ini total Dana Desa yang telah digunakan untuk BLT Dana Desa Rp 4.645.305.600.000 dengan rincian sebanyak 6.813.115 KK belakang petani dan buruh tani,315.028 nelayan dan buruh nelayan, 315.028, 156.954 buruh pabrik, 62.734 guru dan 394.345 pedagang serta UMKM.

“Ini sudah masuk semua by name by address
Semuanya nanti akan dikirim ke Kementerian Sosial, sebagai kementerian yang punya tanggung jawab langsung terhadap jaring pengaman sosial,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

SIARAN PERS

UMK Peringati HUT ke-71 RI: Menristekdikti Tekankan Pentingnya Inovasi

PUSAT

Desa Melawan Pandemi Covid-19 di Hari Lebaran | Konferensi Pers Gus Menteri

SIARAN PERS

Moeldoko Apresiasi Penanganan Kerusuhan di Kelapa Dua, Pastikan Stabilitas Politik dan Keamanan Indonesia

SIARAN PERS

Pancasila Rumah Kita Bangsa Indonesia.

FORUM

HIPPI, FORKAM DAN PROGRESIF ADAKAN BUKA PUASA BERSAMA DAN BERI SANTUNAN

FORUM

Negara mendapatkan pemasukan yang tinggi dari cukai rokok, konsumen rokok dapat apa?

SIARAN PERS

Dr. Suparnyo SH. MS Dilantik Menjadi Rektor UMK Periode 2016-2020

HEADLINE

Menteri Disurati Pengembalian Nama Zawiyah Cot Kala
WhatsApp WhatsApp Redaksi