Home / SIARAN PERS

Senin, 23 Mei 2016 - 23:32 WIB

Memodernisasi Desa Harus Berbasis Industri Wisata

Desa Merdeka – Purwakarta : Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram mengatakan, pembangunan dan modernisasi desa harus berbasis industri wisata dan budaya secara berkelanjutan.

“Tujuan dari pembangunan dan modernisasi itu, agar desa di seluruh Indonesia melek teknologi, khususnya teknologi informasi dan ramah lingkungan. Dalam hal ini, pengembangan koperasi dan UKM yang berbasis pariwisata dan budaya diyakini mampu berperan dalam pertumbuhan ekonomi, penyerapan tenaga kerja, dan pemerataan pendapatan,” kata Agus dalam keterangan persnya saat membuka World Village Conference 2016 di Purwakarta, Senin (23/5).

Ajang World Village Conference yang mengambil tema ‘Preserving Culture for Sustainable Development in the Era of Village Industrialization’, atau melestarikan budaya untuk pembangunan berkelanjutan di era industrialisasi pedesaan itu, dihadiri sejumlah duta besar, sejumlah kepala daerah di Indonesia, serta pemuda-pemudi dari 40 negara yang mempunyai perhatian khusus pada pembangunan industri pedesaan berkelanjutan.

Menurut Agus, koperasi dan UKM kalau dikembangkan di sektor wisata dapat mengurangi kesenjangan. Terlebih sekali, desa, pertanian, dan kemiskinan atau ketertinggalan merupakan fenomena yang umum dijumpai terutama di negara-negara berkembang.

Baca Juga :  Mahasiswa Akuntansi Mesti Pahami Bisnis Perbankan

“Ketimpangan tingkat kehidupan dan kemajuan antara desa dengan kota, cenderung semakin mencolok yang pada gilirannya dapat memicu instabilitas nasional. Oleh karena itu, saat ini eranya untuk memberikan perhatian yang lebih tinggi guna membangun pedesaan,” ujar Agus.

Salah satu upaya mendorong kemajuan desa yang kaya akan budaya dan keindahan alamnya adalah melakukan transformasi pertanian ke industri yaitu ndustri pariwisata yang dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

“Hal itu bisa dilakukan, salah satunya melalui koperasi sebagai pengelola dan para UKM yang berbisnis sebagai pelaku teknoprener,” ujar Agus.

Agus mengakui semua menyadari cukup banyak wilayah pedesaan di berbagai negara yang menyimpan potensi besar kekayaan budaya, keindahan alam, serta hal-hal menarik dan unik lainnya.

“Potensi inilah yang harus dikemas dengan kreatif untuk membangun industri pedesaan berbasis pariwisata yang mampu memajukan dan memodernisasi desa berlandaskan kaidah-kaidah kelestarian lingkungan menuju pembangunan berkelanjutan,” ujar Agus.

Pada dasarnya, menurut Muharam, dampak kemajuan pariwisata akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, karena pariwisata mempunyai dampak pengganda (multiplier effects dan spin-off effects) yang besar. Terutama dengan industri kreatif, yang memang mempunyai hubungan sangat erat dengan pariwisata.

Baca Juga :  Kopertis-UMK Siapkan Turnamen Bulu Tangkis Antar PTS Jawa Tengah

“Saya berharap, melalui forum yang dihadiri para delegasi generasi muda dari berbagai negara yang tentunya memiliki motivasi kuat untuk membangun dan mengembangkan industri pariwisata wilayah pedesaan di negara asal. Masing-masing potensi desa memiliki karakteristik budaya serta visi serta orientasi yang sangat beragam,” kata dia.

Oleh karena itu, lanjut Agus, forum ini dapat dimanfaatkan semua peserta untuk berbagi pengalaman dan pemikiran ke depan, bahkan membangun kerjasama sinergis lintas negara untuk memajukan pariwisata pedesaan.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Purwakarta Dedy Mulyadi mengatakan, pertemuan yang berbasis desa ini diyakini akan memperluas dan memperkaya wawasan para peserta untuk nantinya diaplikasikan di negara masing-masing.

“Saya berharap, melalui berdiskusi selama tiga hari akan lahir atau sharing informasi dan ide-ide kreatif serta pengalaman masing-masing negara dalam membangun dan memodernisasi desa berbasis industri pariwisata dan budaya secara berkelanjutan,” katanya. |suarakarya|

Share :

Baca Juga

SIARAN PERS

Infrastruktur melompat jauh, kedaulatan pangan jalan ditempat

HEADLINE

Tekan Inflasi di Desa, Pemerintah Siapkan Aplikasi Harga Pangan

SIARAN PERS

Aparat Dipakai PT ADT Merampas Perkebunan Masyarakat Desa Taliabu

SIARAN PERS

Kudus: Jagong Kamulyan Peringati 1 Abad Qudsiyyah

SIARAN PERS

Jurnalisme Data Dapat Menjawab Kritik dan Menangkal Rumor

SIARAN PERS

Aroma Pungli Pembuatan Profil Desa di Bolmong Berhembus

HEADLINE

Sikap Tegas Komunitas Perokok Bijak Tolak FCTC

SIARAN PERS

Subarkah Raih Doktor Ilmu Hukum di Undip
WhatsApp WhatsApp Redaksi