Home / HEADLINE / PUSAT

Jumat, 27 Mei 2016 - 23:01 WIB

Ketua Seleksi Tenaga Profesional Pendamping Desa, Peserta Bebas dari Pengurus Parpol

Desa Merdeka – Banyumas : Universitas Jenderal Soedirman ( Unsoed) Purwokerto, menjamin pelaksanaan seleksi Tenaga Profesional Pendamping Desa, dari Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. Berjalan adil dan transparan, tanpa adanya tekanan dari pihak tertentu.

Ketua Panitia Pelaksana seleksi wilayah Jawa Tengah, Prof. Suwarto  Jumat (27/5/ 2016)  Siang mengatakan,  Unsoed ditunjuk oleh Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi untuk melaksakan tes di Jawa Tengah, dengan peserta 7648 orang.

Tes tertulis akan dilaksanakan Sabtu (28/5/2016) di Purwokerto, selanjutnya akan dilakukan koreksi dengan sistem computer. Bagi yang dinyatakan lulus, selanjutnya akan mengikuti seleksi psikotes pada tanggal 1 Juni 2016.

Baca Juga :  Marwan: Gunakan Dana Desa untuk Membangun Tanggul Penahan Longsor

Pada tanggal 5 Juni hasil psikotes akan dilaporkan ke Jakarta, dan selanjutnya dilakukan evaluasi peserta. Dan diumukan peserta yang berhak untuk menjadi Tenaga Profesional Pendamping Desa.

Menurut Suwarto pihaknya independen dan bebas dari tekan manapun, sehingga hasil seleksi ini dapat dipertangung jawabkan. Termasuk bebas dari peserta yang berasal dari partai politik.

Sebab para peserta, diwajibkan menyerahkan surat pernyataan tidak menjadi pengurus partai politik.

“ Jadi kami tidak menerima interfensi manapun, dan pengujiannya, seleksinya dan hasil koreksinya objektif,”kata Suwarto

Sementara itu, Ketua Tim Seleksi Wilayah Jawa Tengah, Yusuf Subagyo mengatakan pada tahun sebelumnya rekuietmen Tenaga Profesional Pendamping Desa, menjadi sorotan.

Baca Juga :  DAFTAR PESERTA SELEKSI TES TERTULIS

Karena ditengarai adanya pengurus partai politik yang menjadi Pendmping Desa,sehingga pihaknya menyerahkan kepada 33 Perguruan  Tinggi Negeri di Indonesia untuk melaksanakan seleksi ini.

“Kita basisnya surat pernyataan, ketika surat pernyataan dilangar ini. Pasti dia akan diberhentikan sebagai bukan hanya calon. Tapi juga diberhentikan sebagai pendamping desa,” kata Yusuf.

Untuk wilayah Jawa Tengah pada seleksi kali ini, dibutuhkan sekitar 3.200 orang, untuk melakukan pendampingan masyarakat desa, dalam membangun wilayahnya. |KBRN|

Share :

Baca Juga

PUSAT

BPK Khawatir Dana Desa Diselewengkan

HEADLINE

Marwan: Gunakan Dana Desa untuk Membangun Tanggul Penahan Longsor

HEADLINE

Tingkatkan Kinerja, Kementerian Desa Perkuat SPIP

HEADLINE

Realisasikan Target, Marwan Jafar Fokuskan Anggaran Kementerian Desa

HEADLINE

Warga Desa Berfoto Ria di Depan ‘Tembok Uang’

PUSAT

Hutan desa seharusnya berorientasi ekonomi lingkungan

HEADLINE

Rekrutmen Tenaga Pendamping Desa 2016

HEADLINE

Tragedi Sinila, Bencana Nasional yang Jarang Diketahui Masyarakat Indonesia
WhatsApp WhatsApp Redaksi