Home / WARNA WARNI

Rabu, 18 April 2018 - 17:22 WIB

Kebun Strawberry Tawangmangu Karanganyar, Wisata Asyik Dan Edukatif

Desa Merdeka – Tawamangu :Buah Strawberry yang merah ranum banyak dijumpai di Desa Kalisoro, Tawangmangu, Karanganyar pada musim kemarau. Masyarakat desa tersebut mengembangkan budidaya strawbery sebagai tanaman semusim, selain sayur-sayuran. Pengunjung dapat memetik sendiri buah yang sudah masak di kebun para petani di lokasi tersebut.

Tawangmangu merupakan gudangnya wisata alam di kawasan Solo Raya bagian timur, tepatnya di Kabupaten Karanganyar. Wisata alam yang terkumpul di sebuah lereng pegunungan Lawu ini menjadi tempat wisata favorit warga Tawangmangu dan Solo Raya sekitarnya. Sebab, Lawu merupakan satu-satunya kawasan pegunungan terdekat dengan beragam wisata alamnya yang berada di kota Solo bagian timur.

Lereng gunung umumnya paling banyak di jadikan lahan perkebunan, karena jenis tanahnya yang sangat mendukung dan juga curah hujan yang tinggi. Seperti halnya di kawasan Kalisoro, Tawangmangu, Jawa Tengah terdapat sebuah perkebunan strawberi yang menjadi tempat wisata sekaligus edukasi.

Lahan perkebunan yang dikelola oleh Nasir, seorang petani ini mengembangkan usahanya ini sejak tahun 2001 silam. Awalnya ia hanya menjual hasil kebunnya ini ke pasar-pasar dan tempat wisata. Namun berkat inspirasi yang dia dapat ketika berkunjung ke kebun stroberi di kota Batu, Malang, Jawa Timur, Nasir menjadikan lahan kebunnya ini sebagai tempat wisata edukasi.

Baca Juga :  Granat minta BNN Tes Urine Kepala Desa

WISATA EDUKASI DI KEBUN STRAWBERRY TAWANGMANGU

Belajar dan berwisata dua hal yang saling berkaitan dapat diperoleh dalam sekali perjalanan di salah satu kebun buah Strawberry Kalisoro Tawangmangu. Letaknya berada lebih tinggi dari tempat wisata Grojogan Sewu Tawangmangu kurang lebih 1 Km perjalanan dari sini.

Memasuki kawasan Kebun Strawberry Tawangmangu pengunjung akan disambut dengan hamparan pohon strawberry dan sapaan dari buah strawberry yang siap untuk dipetik dan dinikmati. Sebelum masuk ke kebun pengunjung dibekali dengan sebuah wadah (cething) dan juga gunting digunakan untuk memetik buah Strawberry. Apabila pengunjung datang pada hari biasa mungkin pengunjung tidak banyak. Kebun Strawberry ini ramai pengunjung pada weekend dan liburan.

Ada beberapa tips sebelum pengunjung memetik buah Strawberry yaitu yang pertama jangan lupa ambil gambar (foto) sebelum memetik dan jangan lupa mencicipi buah selagi masih berada di kebunnya, dan yang terakhir sebaiknya memetik buah strawberry yang belum terlalu matang yang sudah merah tapi masih semburat kuning agar nanti kalau sudah sampai di rumah buahnya matang merah dengan sempurna.

Kebun Strawberry Tawangmangu memang sangat cocok untuk berwisata sekaligus edukasi bagi keluarga, Orang tua dapat memberikan pengalaman baru kepada anak untuk memetik buah langsung dari pohonnya. Kebun yang luas ini mampu menarik wisatawan lokal maupun dari luar kota, berada di kebun strawberry serasa tidak mau pulang, hawa dingin sejuk dan pemandangan keren dapat terlihat jelas di bawah kaki gunung lawu.

Baca Juga :  74 Ketua BPD dan PKK Diperiksa Kejari Serdangbedagai

Setelah puas memetik dan makan strawberry langsung dari pohonnya sekarang tinggal menimbang hasil buah yang dipetik tadi untuk dibawa pulang. Harga yang harus dibayar pengunjung untuk 1 Kg buah strawberry hasil memetik sendiri berkisar Rp. 30.000,- dan apabila menghendaki yang sudah di kemas Rp. 10.000 per 1 Kg.

Ada 13 jenis stoberi yang dibudidayakan di sini, begitu dipetik bisa langsung dicicipi karena bebas pestisida. Stroberi termasuk tanaman perdu yang mudah berbuah, namun di tempat ini pertumbuhan strawberi dibatasi. Dalam satu batang pohon stroberi, jumlah buahnya harus 3 buah, tidak boleh lebih dan tidak boleh kurang.

Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan pertumbuhan stroberi, sehingga nantinya dihasilkan strawberi yang berkualitas baik. Agro wisata kebun strawberry ini hadir sejak tahun 2003, musim tanam berlangsung di bualan Juni. Di bulan Desember hingga akhir bulan Mei, giliran pengunjung yang menikmati hasilnya.

Share :

Baca Juga

WARNA WARNI

Ketua Umum Alpeksi Hadir Pada Pembukaan Bimteknas Perangkat Desa

WARNA WARNI

Birokrat Muda Motor Kemajuan Indonesia

WARNA WARNI

Oknum Polisi yang Main Mata dengan Produsen Miras Ilegal Bakal Dimutasi

WARNA WARNI

Nekat Kutip Dana Desa, Camat Tarabintang di Ujung Tanduk

WARNA WARNI

Sebuah Keyakinan

WARNA WARNI

Kades Resah, LSM Abal-Abal Gentayangan

WARNA WARNI

IBU KANDUNG KORBAN PEMBUNUHAN harapkan POLRES P.Ambon.PP Lease MENAHAN BEB tetapi juga ORANG TUA BATMOMOLIN.

WARNA WARNI

Membangun Sekolah Petani Parsitipatif dalam kerangka konsolidasi
WhatsApp WhatsApp Redaksi