Home / WARNA WARNI

Senin, 5 Desember 2016 - 10:24 WIB

Kantor Desa Padaasih Punya Pojok Merokok

Desa Merdeka – Bandung Barat : Pemerintah Desa Padaasih, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat mendirikan ruang khusus (pojok) untuk merokok di lingkungan kantor desa. Hal itu sebagai bentuk dukungan pemerintah desa terhadap rencana penerapan peraturan daerah tentang Kawasan tanpa Rokok pada 2017 nanti.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah kabupaten Bandung Barat Dodo Suhendar mengungkapkan, Pemkab mengapresiasi terobosan Pemerintah Desa Padaasih dalam mendirikan pojok merokok. Hal itu untuk melindungi masyarakat yang tidak merokok dari paparan asap rokok.

“Merokok memang bukan termasuk perbuatan melanggar hukum, hanya saja dapat merugikan orang lain yang tidak merokok. Jadi dibutuhkan tempat khusus untuk merokok,” kata Dodo saat menghadiri peluncuran Pojok Merokok di Desa Padaasih akhir pekan lalu.

Baca Juga :  Tolak Perubahan Teknis, Ratusan Sopir Ojek Online Demo

Menurut dia, terobosan tersebut merupakan progres pembangunan yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Bandung Barat. Dalam pembangunan sebuah daerah, Dodo juga mengungkapkan pentingnya peran keluarga sebagai bagian terkecil dari masyarakat.

Seperti diketahui, Perda Nomor 4 Tahun 2016 tentang Kawasan Tanpa Rokok telah disahkan dan akan segera didukung dengan peraturan bupati. Dalam Perda, warga yang kedapatan merokok di rempat-tempat umum yang termasuk Kawasan Tanpa Rokok akan didenda Rp 100.000.

Dalam Perda tersebut, Kawasan Tanpa Rokok mencakup tempat fasilitas pelayanan kesehatan, tempat kegiatan belajar mengajar, tempat anak bermain, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja, tempat umum, dan tempat lainnya yang ditetapkan Bupati. Di sejumlah tempat itu, akan diberi label Kawasan Tanpa Rokok.

Bupati Bandung Barat Abubakar sebelumnya menuturkan, peraturan tersebut bukan berarti melarang merokok, sebab hal itu bersifat pribadi. Namun, peraturan dibuat untuk membatasi perokok agar tidak merokok di tempat-tempat umum.

Baca Juga :  KOMUNITAS KOJAK : “JANGAN AJARI SISWA KAMPANYE ANARKIS ANTI ROKOK”

“Merokok itu hak pribadi, tapi hargai juga mereka yang tidak merokok. Makanya, nanti juga harus ada ruang atau area yang diperbolehkan untuk merokok,” katanya.

Penerapan peraturan tersebut, menurut Abubakar, akan dimulai di lingkungan Kantor Pemkab Bandung Barat. Di setiap ruangan, ia minta untuk tidak disediakan asbak bagi para perokok.

Sementara untuk ruangan khusus merokok, masih dalam pembahasan. Tempat itu bisa berada di dalam gedung ataupun di luar gedung. “Jika ada pegawai yang melanggar, akan dikenai sanksi mulai dari teguran, peringatan, hingga denda,” katanya. (pikiran-rakyat.com)

Foto : Ilustrasi

Share :

Baca Juga

WARNA WARNI

Marwan Jafar Surati Kepala Daerah Untuk Membangun Desa

WARNA WARNI

Kasdim Demak Cek Kesiapan Lokasi Upacara TMMD Reg -2016

WARNA WARNI

Pemerintah Gelontorkan Dana Desa Rp 888 Miliar untuk Soloraya

WARNA WARNI

Ketua Umum Alpeksi Hadir Pada Pembukaan Bimteknas Perangkat Desa

WARNA WARNI

Hidangan TMMD merupakan produksi Warga Trengguli

WARNA WARNI

Warga Sidoharjo Antusias Sambut Tilik Desa

WARNA WARNI

Tahun 2015, 250 Desa di Garut Tak Dipimpin Kades

WARNA WARNI

1.362 CALON PERANGKAT DESA BUKAN SEKDES SEGERA DILANTIK BUPATI MITRA
WhatsApp WhatsApp Redaksi