Home / SIARAN PERS

Rabu, 9 Mei 2018 - 11:05 WIB

Jurnalisme Data Dapat Menjawab Kritik dan Menangkal Rumor

Desa Merdeka – Jakarta : Memasuki era Revolusi Industri 4.0, kemampuan pengolahan data menjadi sebuah hal penting yang harus dikembangkan bersama. Pengelolaan data yang kurang terukur kerap menyebabkan miskoordinasi, termasuk juga antar instansi pemerintah dalam melaksanakan program-program pembangunan.

Hal itu disampaikan Deputi II Kepala Staf Kepresidenan Yanuar Nugroho dalam forum Learning from The Experts: ‘Are We Ready for Data Driven Journalism?’ di Universitas Atmajaya, Jakarta, Senin, 7 Mei 2018.
Yanuar menekankan, di era baru ini, pengumpulan data tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tapi seluruh lapisan masyarakat.

“Di sinilah, solusi digital dari publik dapat menjadi bagian pemecahan masalah pada pembangunan berkelanjutan,” kata Yanuar dengan mencontohkan penggunaan web dan aplikasi gawai untuk menyediakan informasi teknologi pada rantai suplai komoditas.

Akademisi dari Institute of Innovation Research, Manchester Business School, ini, kemudian memaparkan tantangan revolusi digital di Indonesia, antara lain bagaimana menyinkronkan antara kebutuhan konsumsi teknologi informasi dan penyediaan kapasitas produksinya.

Baca Juga :  Strategi penyusunan Pedoman Klarifikasi dan Mutasi Guna Menekan Potensi Turunnya Nilai Barang Sitaan Negara

Dicontohkan, saat ini ketergantungan masyarakat pada platform digital semakin tinggi, sementara di sisi lain, Indonesia berada pada kondisi darurat tenaga programmer. “Dari seluruh sarjana kita, hanya ada 2,4 persen yang lulusan bidang sains komputer. Dan angka itu terus turun,” kata Yanuar.

Untuk itu, Yanuar menguraikan, beberapa langkah dilakukan pemerintah dalam merespon Revolusi Industri 4.0 “Di antaranya dengan mereformasi sistem pendidikan, meningkatkan peluang wirausaha, menggunakan jaringan untuk meningkatkan investasi, serta menciptakan insentif pajak yang fair,” jelasnya.

Juga hadir dalam diskusi setengah hari ini, jurnalis data The Age Australia Craig Butt, CEO Katadata Metta Dharmasaputra, dan Dosen Prodi Ilmu Komunikasi Unika Atma Jaya Andina Dwifatma.

Tekait trend ‘jurnalisme data’, Metta menekankan, saat ini kita memasuki masa ‘beyond journalism’. “Di era digital, data dan informasi ibarat air bah. Karena itu, cara tepat diseminasi data menjadi penting,” kata Metta.
Metta menyatakan pentingnya konten berbasis data dan fakta. Dengan memaparkan data, konten berita/tulisan berusaha menjelaskan fakta dan tidak terjebak pada keriuhan pernyataan.

Baca Juga :  DKN Garda Bangsa PKB Launching Buku 'Mengapa Nahdliyin Pilih Jokowi'

“Konten yang kredibel berdasarkan pada data dan fakta diperlukan untuk mengungkap kebenaran, melawan fitnah dan hoaks, memperkuat kredibilitas informasi, serta terhindar dari politisasi isu,” ungkap mantan jurnalis Tempo ini.

Sementara itu, Andhina Dwifatma menegaskan, jurnalisme data adalah kemampuan story telling dari tersedianya data yang cukup banyak. Hal serupa disampaikan Craig Butt yang menggarisbawahi berkembangnya jurnalisme data akhir-akhir ini.

“Jurnalisme data penting untuk menangkal rumor dan sindiran-sindiran. Dengan menerapkan jurnalisme data, dapat tersampaikan gambaran besar dari sebuah cerita, kisah dalam konteks lokal, serta cerita-cerita humanis personal dalam waktu yang sama,” katanya.

Share :

Baca Juga

KH. Munahar Mukhtar

SIARAN PERS

PWNU DKI JAKARTA BANTU 150 PAKET PERLENGKAPAN SEKOLAH KORBAN BENCANA GEMPA ACEH

SIARAN PERS

Warga Desa Glandang, Tuding Kades Lakukan Penyimpangan
Penggunaan Dana Desa tetap perhatikan tipologi desa

SIARAN PERS

Penggunaan Dana Desa tetap perhatikan tipologi desa

SIARAN PERS

Enam Dari Sepuluh Milenial Indonesia Optimis dengan Masa Depannya. Apa Sebabnya?

POLITIK & HUKUM

Strategi penyusunan Pedoman Klarifikasi dan Mutasi Guna Menekan Potensi Turunnya Nilai Barang Sitaan Negara

HEADLINE

Surat Direktur Amnesty Internasional Turki dibalik penjara Silivri.

SIARAN PERS

Pembangunan Infrastruktur Berbuntut Konflik agraria: SPI Kendal Jawa Tengah Tolak Ganti Rugi yang tidak adil Tol Batang – Semarang

HEADLINE

Jet Israel Membom fasilitas Senjata Suriah, Terjadi ‘Ledakan Dahsyat.
WhatsApp WhatsApp Redaksi