Home / HEADLINE / PUSAT

Minggu, 14 Januari 2018 - 18:45 WIB

Ignatius Jonan menargetkan rasio elektrifikasi 2018 bisa melampaui 97,5 persen

Desa Merdeka – Jakarta : Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignatius Jonan menargetkan rasio elektrifikasi 2018 bisa melampaui 97,5 persen atau lebih tinggi dari target Rencana Strategis (Renstra) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional yakni 95,15 persen.

“Dengan begitu saya mau (rasio elektrifikasi) 99,99 persen pada akhir 2019,” ujar Jonan saat menghadiri sebuah acara di Bali pekan ini, dikutip dari keterangan resmi Jumat (12/1).

Peningkatan rasio elektrifikasi merupakan salah satu target utama pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hingga akhir tahun lalu, realisasi rasio elektrifikasi Indonesia telah mencapai 94,91 persen, melampaui target pemerintah yang dipatok 92,75 persen.

Untuk mencapai angka tersebut, pemerintah terus berupaya untuk menambah pembangkit listrik berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) baik yang di luar jaringan PT PLN (Persero) (off grid) maupun yang di dalam jaringan distribusi PLN (on grid) serta penyediaan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE).

Baca Juga :  Marwan Ingatkan Fokus Penggunaan Dana Desa

Jonan mengungkapkan, pemerintah akan menugaskan PLN dalam membangun pembangkit listrik EBT off grid. Pengalihan penugasan ini dimaksudkan supaya Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian ESDM bisa dimanfaatkan untuk program-program lain yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti Penerangan Jalan Umum (PJU).

Di samping pembangkit EBT off grid, Pemerintah juga gencar menggenjot pembangkit on grid. Salah satu pembangkit EBT on grid yang segera beroperasi adalah Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap I. Bahkan, pembangkit dengan kapasitas 75 megawatt (MW) dari 30 turbin ini rencananya akan segera diresmikan oleh Jokowi pada bulan ini.

Baca Juga :  UU Kontra Terorisme Mulai Berlaku di Perancis.

Cara lain yang diusung Jonan adalah pembagian Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) di daerah 3 T (tertinggal, terdepan dan terluar).

“Tahun lalu hampir seribu desa dipasang (LTSHE). Tahun ini akan ada sekitar 1.500 desa yang dibagikan LTSHE,” urai Jonan.

Dua program tersebut akan menjadi prioritas Jonan dalam meningkatkan rasio elektrifikasi nasional di samping tetap menjalankan program-program normal, seperti listrik pedesaan dan megaproyek pembanguna pembangkit listrik 35 ribu MW.

Sumber : CNN Indonesia

Share :

Baca Juga

PUSAT

Menteri Desa Minta Perusahaan di Kawasan Jababeka tak Abaikan Warga Sekitar

HEADLINE

Dana Desa Tahap Pertama 60% Cair Bulan Depan

HEADLINE

Satu Desa Satu Produk akan Permudah E-Commerce

PUSAT

Anggota DPR Minta Pemkab Siapkan Implementasi UU Desa

DAERAH & DESA

BPBD Salurkan Bantuan Emergency Bagi Warga Mauliru

DAERAH & DESA

Petani Jepara Berharap Pupuk Murah dan Tersedia

HEADLINE

Hardiknas Momen untuk Melakukan Refleksi di Bidang Pendidikan

HEADLINE

Presiden Luncurkan Program Sinergi Aksi untuk Ekonomi Rakyat
WhatsApp WhatsApp Redaksi