Home / DAERAH & DESA

Rabu, 8 April 2015 - 18:34 WIB

Dua desa korban abrasi parah di Pantura Tangerang

Desamerdeka – Tangerang Dua desa terlanjur jadi korban abrasi di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten. Di salah satu desa, lapangan bola sampai hilang tidak berbekas lagi.
Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Fakhrudin, di Tangerang, Rabu, mengatakan abrasi terus meluas tiap tahun dan terparah berada di Desa Marga Mulya dan Desa Ketapang.
A
“Salah satu solusi terbaik mengatasi abrasi yakni dengan penanaman pohon bakau,” kata politisi Partai Persatuan Pembangunan itu.
Fahrudin mengatakan, dalam suatu kunjungan kerja ke kawasan Pantai Utara bahwa warga menyampaikan keluhan tentang abrasi itu.
Bahkan tanaman palawija seperti kelapa dan buah-buahan lain hanyut diterjang abrasi dan permukaan lahan sudah merubah menjadi laut. Dia khawatir, lahan pertanaman penduduk dan rumah-rumahnya bisa lenyap.
Dalam laporan warga bahwa ada lapangan bola di Desa Ketapang sudah hilang diterjang abrasi Laut Jawa.
Dia memberikan tanggapan positif terhadap pegiat lingkungan yang telah menaman pohon bakau di pesisir meski jumlahnya masih terbatas.
Sementara itu, Camat Mauk, Tangerang, Heru Ultari mengatakan usulan warga dalam Musrenbang setempat tahun 2015 sebesar Rp14,7 miliar untuk membangun infrastruktur jalan.
Namun untuk tahun mendatang diusulkan Rp21,1 miliar termasuk membangunan tanggul agar pemukiman nelayan tidak diterjang abrasi

Baca Juga :  Aset Banyak, PAD Panca Karya Maluku Justru Anjlok

Sumber : Antaranews.com

Share :

Home / DAERAH & DESA

Rabu, 8 April 2015 - 18:34 WIB

Dua desa korban abrasi parah di Pantura Tangerang

Desamerdeka – Tangerang Dua desa terlanjur jadi korban abrasi di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten. Di salah satu desa, lapangan bola sampai hilang tidak berbekas lagi.
Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Fakhrudin, di Tangerang, Rabu, mengatakan abrasi terus meluas tiap tahun dan terparah berada di Desa Marga Mulya dan Desa Ketapang.
A
“Salah satu solusi terbaik mengatasi abrasi yakni dengan penanaman pohon bakau,” kata politisi Partai Persatuan Pembangunan itu.
Fahrudin mengatakan, dalam suatu kunjungan kerja ke kawasan Pantai Utara bahwa warga menyampaikan keluhan tentang abrasi itu.
Bahkan tanaman palawija seperti kelapa dan buah-buahan lain hanyut diterjang abrasi dan permukaan lahan sudah merubah menjadi laut. Dia khawatir, lahan pertanaman penduduk dan rumah-rumahnya bisa lenyap.
Dalam laporan warga bahwa ada lapangan bola di Desa Ketapang sudah hilang diterjang abrasi Laut Jawa.
Dia memberikan tanggapan positif terhadap pegiat lingkungan yang telah menaman pohon bakau di pesisir meski jumlahnya masih terbatas.
Sementara itu, Camat Mauk, Tangerang, Heru Ultari mengatakan usulan warga dalam Musrenbang setempat tahun 2015 sebesar Rp14,7 miliar untuk membangun infrastruktur jalan.
Namun untuk tahun mendatang diusulkan Rp21,1 miliar termasuk membangunan tanggul agar pemukiman nelayan tidak diterjang abrasi

Baca Juga :  Mengaku Miskin Lima Desa di Bangli Ingin Bantuan Rp 1 M

Sumber : Antaranews.com

Share :

Baca Juga

DAERAH & DESA

AMIR HAMZAH : BANK MALUKU TRANSAKSI DENGAN BROKER , KEHILANGAN Rp.262 MILIAR. DPRD MALUKU HARUS TRANSPARANSI KEPADA RAKYAT.

DAERAH & DESA

15 KANTOR DESA SIAP BANGUN DI BOLTIM

DAERAH & DESA

Banjir Bandung Selatan, Petugas Evakuasi Lansia dengan Tandu

DAERAH & DESA

BPBD Salurkan Bantuan Emergency Bagi Warga Mauliru

DAERAH & DESA

Banjir melanda lima desa

DAERAH & DESA

Jembatan Putus, Siswa yang Akan Ikuti UNBK Terpaksa Naik Perahu

DAERAH & DESA

4 Orang Tenggelam di Curug Teko, Tiga Tewas Satu Hilang

DAERAH & DESA

Soal Banjir Citarum, Pemerintah Belum Miliki Sistem Warning
WhatsApp WhatsApp Redaksi