Home / WARNA WARNI

Kamis, 29 Maret 2018 - 15:43 WIB

Ditahan Berbulan-bulan, Puluhan TKI asal Jateng Segera Dipulangkan

Desa Merdeka – Semarang : Pemerintah Kerajaan Malaysia segera memulangkan puluhan tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Jawa Tengah yang sempat ditahan berbulan-bulan di Imigrasi Malaka. Saat ini, Konsulat Jenderal (Konjen) Negara Bagian Johor Baru telah mengurus proses pemulangannya.

“Untuk kasus penahanan TKI di Malaka, sudah ada perkembangan terbaru. Saya tadi malam ditelepon langsung perwakilan Konjen Johor Baru. Bahwa hari ini 28 Maret, 29 Maret dan 31 Maret sudah diupayakan untuk diproses pemulangan mereka,” beber Kepala BNP3TKI Jawa Tengah Suparjo, saat menggelar rapat di Semarang, Rabu (28/3/2018).

Baca Juga :  Inovasi Becak Listrik dari Yogyakarta, Irit dan Ramah Lingkungan

Seperti diberitakan, Kepala Disnakertransduk Jateng Wika Bintang menyebutkan, dari 103 TKI yang ditahan di Malaka, terdapat 73 orang di antaranya berasal dari Purworejo, Kebumen dan Klaten.

Dari jumlah itu, berkas izin kerja dan kontrak kerja 23 orang telah dinyatakan sesuai sehingga akan dikembalikan ke kilang Dominant Electronic di Depot Machap Umboo, yang akan menjadi tempat kerja para TKI.

Sementara sebanyak 28 TKI lainnya tak menutup kemungkinan jika izin kerjanya tidak sesuai aturan, maka bisa dipulangkan ke Indonesia. Suparyo mengungkapkan, ke-28 TKI hari ini sedang menjalani sidang sebagai saksi atas kasus penyalahgunaan izin kerja di kantor Imigrasi Malaysia.

Baca Juga :  14 Ha Tanah Kas Desa Kena Poyek Jalan Tol

Namun, pihaknya memastikan jika proses pemulangan akan dipercepat mengingat mereka berstatus tidak bersalah. “Dari kedutaan mempercepat proses pemulangan itu. Sehingga mereka bisa bebas karena tidak bersalah. Yang salah dalam konteks ini adalah perusahaan jasa TKI-nya,” ungkapnya.

Pemulangan 28 TKI itu karena adanya perbedaan izin Permit of Work dari Pemerintah  Kerajaan Malaysia. Setelah dipulangkan, pihaknya akan memperjuangkan agar hak-hak para TKI itu dapat diberikan oleh pihak PJTKI.

 

 

 

Sumber : SindoNews

Share :

Baca Juga

WARNA WARNI

SBY : UU Desa, Ini Tonggak Sejarah Baru Bagi Kita

WARNA WARNI

TPM “tanyoe” Menarik Perhatian Tamu Jepang

WARNA WARNI

Penutupan TMMD Kodim Demak Dihadiri Pangdam IV/Diponegoro

WARNA WARNI

Mau Tidak Mau Suka tidak Suka Pasar Bebas harus kita Laksanakan

WARNA WARNI

Petani Harapkan Pemerintahan Desa Karangrandu Jepara Kompak

WARNA WARNI

Rektor Unpatti Ambon Harus Bangun Peradaban

WARNA WARNI

Didik J Rachbini : Program Dana Desa Pasti Gagal

WARNA WARNI

Pakai Narkoba, 4 Anggota Polres Buru Diringkus
WhatsApp WhatsApp Redaksi