Home / WARNA WARNI

Kamis, 21 April 2016 - 06:00 WIB

Bangun Maluku harus Sumpah Adat “ SEI HALE HATU-HATU LISA PEI, SEI LESI SOU-SOU LESI EI

Desa Merdeka – Ambon : Dasar utama membangun Maluku harus beracu pada Adat Budaya Maluku. Adat Budaya Maluku adalah sumber inspirasi dan Tata Nilai Pembangunan di Maluku . Hukuman atau Sumpah Leluhur “ SEI HALE HATU-HATU LISA PEI, SEI LESI SOU-SOU LESI EI “ yang bisa diterjemahkan “ Siapa Bale Batu ,Batu Gepe (Tindis) Dia, dan SIAPA LANGGAR SUMPAH – SUMPAH BUNUH DIA.

Baca Juga :  Tarian "DIDONG" Anak GETSEMPENA Hipnotis Penonton

Sebagai insan Maluku, kita semua pasti sepakat bahwa hari ini kondisi kehidupan masyarakat dan perekonomian Maluku berada pada situasi yang kurang menguntungkan kita semua. Hal ini disebabkan oleh banyak variabel, baik yang kuantitatif maupun kualitatif.

Ada beberapa variabel yang dapat saya kemukakan di sini yang saya anggap menjadi bagian dari penyebab dari kemunduran pembangunan di Maluku. Inilah yang menjadi dasar pemikiran saya tentang beberapa problema sosial ekonomi di Maluku. Perlu kesadaran tentang kesenjangan sosial, ekonomi baik yang nyata agregatif maupun bernuansa kualitatif.

Baca Juga :  Malu

Saat ini tingkat kesenjangan sosial ekonomi masyarakat sangat tinggi. Saya mensinyalir bahwa dualisme sosial-ekonomi di Maluku sangat kuat dan terjadi baik antar individu, antar kelompok, antar golongan bahkan antar daerah. Indikator operasional tidak bersifat identifikasi sektoral tetapi mempunyai sasaran taktis strategis.

Share :

Baca Juga

WARNA WARNI

Ustad Alfian Tidak Bersalah

WARNA WARNI

Pengajuan APBDes Semua Desa Bermasalah, Dana Desa Telat Cair

WARNA WARNI

BNN Gagalkan Peredaran 30 Kg Sabu dari Malaysia

WARNA WARNI

Tolak Pembangunan PLTU, Massa Rusak 2 Kantor Desa

WARNA WARNI

Bojonegoro Siapkan Desa Wisata Sumur Minyak Tua

WARNA WARNI

Utamakan tindak preventif dalam pengawasan Dana Desa

WARNA WARNI

Menyimak Keterbelakangan Maluku dengan Indicator Keuangan Inklusif

WARNA WARNI

Sail Selat Karimata Potensial Tingkatkan Pariwisata Tanjungpinang
WhatsApp WhatsApp Redaksi